Jakarta, Aktual.com – Jembatan penghubung antara Indonesia dan Malaysia yang dikembangkan dengan kerja sama sektor swasta tengah diusulkan untuk dibangun.

Media Pemerintah Malaysia Bernama pada Kamis (8/9) melaporkan, jembatan sepanjang 120 kilometer tersebut akan menghubungkan Telok Gong di Masjid Tanah, Melaka, Malaysia, dengan Dumai di Sumatera.

Dikutip dari Channel News Asia pada Jumat (9/9), Ketua Panitia Penanaman Modal, Industri, Pengembangan Wirausaha, dan Koperasi Melaka Ab Rauf Yusoh mengatakan, pembangunan yang diusulkan ini akan berupa jembatan atau terowongan dan bakal memakan waktu penyelesaian sekitar 20 tahun.

“Usulan proyek tersebut sudah diajukan oleh pihak swasta dan kedua negara pada prinsipnya telah sepakat melakukan studi rinci mengenai hal tersebut,” ungkapnya.

Ia menambahkan, setelah jembatan selesai nantinya akan berdampak besar bagi perkembangan ekonomi Malaysia dan Indonesia.

“Dari pihak pemerintah negara bagian, kami membawa semua instansi pemerintah untuk mengunjungi daerah rute baru yang diusulkan akan dibangun kemarin,” terangnya kepada wartawan di salah satu stasiun radio Melaka.

Ab Rauf juga mengungkapkan, proyek yang bakal dibangun dengan konsep “One Belt, One Road” ini akan menjadi ikon baru bagi kedua negara.

Proyek besar tersebut juga akan melibatkan pembangunan infrastruktur lainnya, termasuk area penyebaran lalu lintas dan kompleks imigrasi, karantina, bea cukai, hingga keamanan.

Pengembangan kawasan tersebut akan dilakukan oleh Melaka Corporation dan diharapkan dapat berkontribusi pada pembukaan kota baru di Masjid Tanah seluas sekitar 2.023 hektare. Selain itu, kawasan industri baru secara bertahap juga akan dikembangkan disana, kata Ab Raud.

.

(As'ad Syamsul Abidin)