Perdana Menteri (PM) Jepang, Sanae Takaichi sepakat dengan Presiden Prabowo Subianto mengenai kemerdekaan negara Palestina. Foto: BPMI Setpres/Laily Rachev

Jakarta, aktual.com – Perdana Menteri (PM) Jepang Sanae Takaichi menyatakan sepakat dengan Presiden Prabowo Subianto mengenai kemerdekaan negara Palestina.

Hal itu disampaikan PM Sanae dalam akun Instagram resminya, dilihat Kamis (2/4/2026).

“Kami membicarakan situasi di Timur Tengah, dan saya rasa itu pencapaian yang luar biasa bahwa kami bisa sepakat dengan Presiden Prabowo untuk ‘berkolaborasi dan menanggapi ketenangan awal situasi’. Saya juga akan mendukung negara Palestina,” ujar PM Sanae.

Diketahui Presiden Prabowo melakukan kunjungan resmi perdana ke Jepang selama 29-31 Maret 2026. Presiden Prabowo mengawali kunjungan dengan menemui Kaisar Naruhito di Imperial Palace, Tokyo, pada 30 Maret. Kemudian dilanjutkan dengan pertemuan dengan PM Jepang Sanae Takaichi di Istana Akasaka pada 31 Maret.

Selain membicarakan situasi konflik di kawasan Timur Tengah memanas imbas perang AS-Israel dan Iran, PM Sanae juga menjelaskan pertemuan dengan Presiden Prabowo menghasilkan kesepakatan bilateral untuk meningkatkan kerja sama di sektor ekonomi dan keamanan.

“Secara khusus, kami mengonfirmasikan bahwa kami akan lebih mempromosikan kerja sama ekonomi menggunakan kekuatan Jepang seperti perdagangan dan investasi, AZEC (Masyarakat Asia Zero Emission), energi, Al, pencegahan bencana, perikanan, mineral kritis, dll,” ujar PM Sanae.

“Kerja sama keamanan termasuk OSA (dukungan untuk penguatan kapasitas keamanan pemerintah), kerja sama keamanan dan pertahanan maritim, dan kerja sama dalam pengembangan bakat industri,” sambungnya.

Presiden Prabowo sebelumnya menyatakan Indonesia dan Jepang mendorong peran aktif dalam menjaga stabilitas dan perdamaian global. Kesepakatan tersebut disampaikan dalam pertemuan bilateral yang berlangsung di Istana Akasaka, Tokyo, Jepang, pada Selasa, 31 Maret 2026.

Di tengah dinamika global yang penuh ketidakpastian, kedua pemimpin menekankan pentingnya kolaborasi dalam menjaga stabilitas kawasan. Presiden Prabowo menyampaikan bahwa Indonesia dan Jepang memiliki pandangan yang sejalan terkait upaya deeskalasi konflik.

“Kami sepakat bahwa baik Jepang dan Indonesia akan berusaha keras untuk meyakinkan semua pihak untuk melakukan deeskalasi. Dan kami pun siap untuk menjadi mediator bila diperlukan dan untuk fasilitasi usaha-usaha deeskalasi dan arah menuju perdamaian,” ujar Presiden Prabowo.

“Kami sangat prihatin dengan keadaan ini, dan di tengah ketidakpastian itu hubungan baik kerja sama antara Indonesia dan Jepang adalah contoh kolaborasi yang mengarah dan menjamin stabilitas dan perdamaian di kawasan kita,” ungkap Presiden.

Artikel ini ditulis oleh:

Eroby Jawi Fahmi