Jakarta, Aktual.co — Para pejabat pertahanan Tiongkok bertemu delegasi Jepang di Beijing pekan ini untuk pembicaraan informal guna mencegah mendidihnya sengketa teritorial menjadi konflik bersenjata.
Mantan anggota Pasukan Bela Diri Laut dan Udara Jepang akan bertemu dengan para pejabat pertahanan Tiongkok saat ini pada Rabu, ketika Tokyo menyerukan pertemuan resmi pertama antara Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe dan Presiden Tiongkok Xi Jinping.
Yayasan Perdamaian Sasakawa Jepang, yang telah terlibat dalam pembicaraan tersebut bertahun-tahun sebelumnya, menjadi tuan rumah forum di tengah kekhawatiran konflik bersenjata di dekat Kepulauan Senkaku yang disengketakan dan dikendalikan Tokyo, yang juga diklaim oleh Tiongkok dan disebut mereka Diaoyu.
Pembicaraan dua hari itu akan berlangsung di ibu kota Tiongkok diikuti oleh dua pertemuan lagi yang akan digelar di Jepang atau Tiongkok dalam beberapa bulan mendatang, dengan laporan diharapkan awal tahun depan.
“Kami sebagai penyelenggara pertemuan menjelang dimulainya kembali pembicaraan resmi antara otoritas pertahanan, berharap untuk memperdalam komunikasi antara kedua pihak dan menciptakan suasana positif bagi hubungan bilateral,” kata pejabat Yayasan Yu Zhan.
Meskipun ada tanda-tanda pencairan dalam hubungan antara Tokyo dan Beijing, namun konflik teritorial lama dan kemarahan Tiongkok atas agresi Jepang pada paruh pertama abad ke-20 telah membebani hubungan.
Pada November, Beijing secara sepihak menyatakan identifikasi zona pertahanan udara zona (ADIZ) meliputi Laut Tiongkok Timur, yang tumpang tindih dengan zona Jepang dan meliputi kepulauan yang disengketakan.
Pada bulan yang sama, Jepang menuduh jet-jet tempur Tiongkok terbang di dekat zona “berbahaya” dengan pesawat militer dekat kepulauan yang disengketakan – yang diyakini merupakan sumber daya alam yang luas di bawah dasar laut – tetapi Beijing menyalahkan Tokyo.

()