Jakarta, Aktual.co — Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) menduga, penembakan yang telah menewaskan dua Tentara Nasional Indonesia (TNI) tak terkait dengan gerakan separatis melainkan lebih ke tindakan kriminal.
“Sebenarnya tidak ada kaitannya dengan separatis. Saya cek ke Kapolri intinya seperti itu,” kata Wapres di Istana Wakil Presiden di Jakarta, Jumat (27/3).
JK mengatakan tindakan kriminal itu karena ada beberapa oknum yang merampok memakai senjata.
Dua anggota TNI AD dari satuan Kodim 0103 Aceh Utara meninggal dunia yaitu Sertu Hendrianto dan Serda Indra Irawan dalam serangan itu.
Mereka diculik belasan orang bersenjata. Keduanya kemudian ditemukan tewas dalam kondisi luka tembak pada Senin (23/3).
Terkait pelaku penambakan, TNI kini bekerja sama dengan polisi dan terus melakukan pengejaran.
Namun hingga kini, aparat keamanan belum berhasil mengindentifikasi pelaku penembakan terhadap dua personel TNI dari Kodim 0103 tersebut.
Artikel ini ditulis oleh:
Wisnu














