Jakarta, Aktual.co — Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Rejanglebong, Bengkulu, medesak Presiden Joko Widodo segera merealisasikan program peningkatan infrastruktur pertanian di daerah itu.
“Program kerja Presiden Joko Widodo dan Wapres Jusuf Kalla untuk meningkatkan program infrastruktur pertanian berupa pembangunan irigasi guna mendukung penyediaan air untuk areal persawahan dan pertanian lainnya saat ini sangat dinantikan masyarakat Kabupaten Rejanglebong, karena jika mengandalkan pembiayaan dari daerah akan sulit terpenuhi karena anggarannya sangat terbatas,” kata kata Wakil Ketua DPC PDIP Rejanglebong yang juga Wakil Ketua II DPRD setempat, Surya di Rejanglebong, Sabtu (8/11).
Selama ini usaha pertanian padi dan usaha pertanian lainnya di daerah tersebut, kata dia, tidak bisa berkembang karena tidak didukung oleh sarana dan prasarana yang memadai serta mahalnya biaya pembelian pupuk maupun obat-obatan pertanian.
Permasalahan usaha pertanian di daerah itu sendiri tambah dia, sudah mereka sampaikan kepada presiden terpilih pada Rakernas IV PDIP yang dilaksanakan di Semarang pada tanggal 19 September 2014 lalu.
Selain mengutarakan berbagai permasalahan yang dialami kalangan petani pada 15 kecamatan di daerah itu, pihaknya juga telah memaparkan sejumlah potensi yang dimiliki daerah ini selain di bidang pertanian seperti bidang pariwisata dan ekonomi kreatif, jika potensi ini nantinya digarap secara optimal maka akan meningkatkan perekonomian masyarakat Kabupaten Rejanglebong ke depannya.
Sementara itu guna menyukseskan berjalannya program kerja presiden dan wakil presiden terpilih pada Pilpres 9 Juli 2014 lalu kata dia, pada Rakernas PDIP ke IV di Semarang beberapa waktu lalu juga tengah menginstruksikan kepada partai koalisi pengusung Jokowi-JK mulai dari pengurus pusat, wilayah, cabang hingga ke pengurus ranting untuk mengawasi pelaksanaannya dilapangan.
“Pengawasan ini dilakukan guna memastikan program kerja presiden dan wakil presiden dapat berjalan dengan baik, tidak menyimpang ataupun tidak tepat sasaran. Hasil dari pengawasan oleh pengurus parpol pengusung presiden dan wakil presiden ini selanjutnya akan disampaikan kepada pengurus parpol dipusat,” ujarnya.

()