Jakarta, Aktual.co —Calon Presiden RI terpilih Joko Widodo akan umumkan nama-nama menteri yang tergabung di kabinet pemerintahannya sehari setelah dirinya dilantik pada 20 Oktober mendatang.
“Tanggal 20 mungkin baru kita umumkan organisasinya seperti apa. Kira-kira tanggal 21 Oktober diumumkannya,” ujar Jokowi di Balaikota, Rabu (15/10) kemarin.
Alasannya, Jokowi mengaku merasa tidak etis apabila umumkan nama-nama menteri di kabinetnya sebelum dirinya resmi dilantik. 
“Kenapa setelah dilantik? Ya karena banyak yang ngingetin saya. Kalau diumumkannya sebelum dilantik, etis ndak? Ndak kan?” ujarnya.
Jokowi menambahkan hingga kini proses seleksi menteri masih dalam tahap ‘fit and proper test’ yang waktu dan tempatnya dirahasiakan. 
Dibeberkannya, untuk nama-nama calon menteri di tiap jabatan telah disaring. Dari yang sebelumnya tersisa lima nama, kini tersisa satu atau dua nama saja.
Sedangkan untuk formasi kabinet menteri yang sudah disusun, ujar Jokowi, tidak berubah. Yaitu 33 kementerian, yang terdiri dari 18 orang berlatar belakang profesional murni dan 15 lainnya dari partai politik, serta empat kementerian koordinator. 
“Sejauh ini tidak berubah lagi, ya segitu,” ujarnya.
Jokowi mengaku sengaja menetapkan empat kementerian koordinator agar lebih mengonsolidasikan sekaligus melaksanakan fungsi pengawasan sejumlah kementerian di bawahnya dengan baik.
Hanya saja dia mengaku masih meragukan kapabilitas dari menteri-menterinya. “Mau dibuat Menko sepuluh orang pun kalau ndak punya kemampuan manajerial ya sulit,” tambahnya.

()