Jakarta, Aktual.com – Jumlah santri sakit massal di Pondok Pesantren Sumber Gayam, Kadur, Pamekasan, Jawa Timur, yang terpaksa harus dirujuk ke sejumlah puskesmas di wilayah itu hingga Minggu siang terus bertambah.

Berdasarkan hasil pendataan Dinas Kesehatan (Dinkes) Pamekasan hingga Minggu siang sekitar pukul 12.30 WIB tercatat sebanyak 46 santri dari sebelumnya hanya 30 santri pada pukul 09.30 WIB.

“Hingga siang total jumlah santri yang sakit dan terpaksa menjalani perawatan di puskesmas dan RSUD Pamekasan sebanyak 46 orang,” kata Sekretaris Dinas Kesehatan Pemkab Pamekasan Ali Maksum kepada Antara di Pamekasan, Minggu siang.

Santri yang mengalami sakit secara massal ini merupakan santri yang disuntik Outbreak Response Immunization (ORI) Difteri oleh petugas medis dari Puskesmas Kadur, Sabtu (10/2).

Para orang tua para santri terus berdatangan ke pondok pesantren itu, bahkan beberapa diantaranya terlihat panik dan histeris, karena melihat anaknya lemas terkulai di Puskesmas Kadur.

Sebelumnya, Pengurus Pesantren Al-Falah Sumber Gayam, Kadur Khoirus Soleh menuturkan, para santri yang tiba-tiba sakit itu, umumnya memang setelah setelah disuntik vaksin difteri oleh petugas medis dari Puskesmas.

Para santri mengaku pusing, mual dan muntah-muntah seperti gejala keracunan makanan yang juga pernah terjadi di pesantren ini, dan tubuhnya panas, bahkan ada yang diantara mereka yang sempat pingsan.

Sekretaris Dinkes Pamekasan Ali Maksum mengakui, kejadian ini termasuk peristiwa luar biasa, dan salah satu penyebabnya karena trauma psikologis. Sebab, setelah dilakukan observasi, hampir semua santri yang dirawat kondisinya bagus.

“Tensinya bagus, suhunya bagus, kesadaran umumnya bagus. Karena trauma psikologis itu mungkin temannya banyak yang pingsan akhirnya yang lain trauma,” katanya, menjelaskan.

(Nebby)