Jakarta, Aktual.co — Masih menguatnya laju dolar AS membuat laju Rupiah tidak mampu keluar dari zona hijaunya. Laju Euro yang melemah seiring kembali khawatirnya masalah pembayaran utang Yunani membuat laju dolar AS untuk menguat.
“Pelaku pasar mencermati, peningkatan demand akan Euro tentunya melemahkan nilai mata uangnya.Belum adanya sentimen positif membuat laju Rupiah masih tertahan di zona merah,” ujar Kepala Riset dari NH Korindo Securities Indonesia, Reza Priyambada.
Pada Rabu (22/4) Reza memprediksikan laju Rupiah berada di bawah target level support 12.884, yakni Rp12.950-12.938 (kurs tengah BI). Menurutnya, meski minim sentimen negatif di dalam negeri namun, karena imbas global membuat laju Rupiah masih dalam tekanan.
“Akan tetapi, jika ingin berasumsi maka diharapkan adanya pertemuan world economic forum dan KAA dapat membawa pengaruh positif pada laju Rupiah. Tetap cermati dan antisipasi terhadap sentimen-sentimen yang membuat pelemahan masih berlanjut,” pungkasnya.
Artikel ini ditulis oleh:














