Jakarta, Aktual.com — Mengawali tahun baru, pabrikan otomotif asal Prancis, Renault, dikabarkan resmi menamai mobil konsep kelas atas terbarunya dengan nama Filante. Model ini disiapkan sebagai andalan baru Renault dalam memperkuat penetrasi pasar global di luar Eropa. Informasi tersebut dilaporkan media otomotif Autocar, Senin (6/1/2026) waktu setempat.
Dalam bahasa Prancis, Filante berarti “bintang jatuh”, sebuah simbol yang menurut Renault merepresentasikan kecepatan, eksplorasi, dan ambisi teknologi. Penamaan ini menjadi bagian dari strategi internasional baru Renault untuk memperkuat citra merek di segmen bernilai tinggi.
Filante dijadwalkan diperkenalkan secara resmi pada 13 Januari mendatang sebagai bagian dari lini produk global Renault yang telah diperbarui. Meski ditujukan untuk pasar internasional, mobil ini tidak direncanakan untuk dipasarkan di Inggris Raya.
Langkah tersebut merupakan kelanjutan dari strategi agresif yang diluncurkan CEO Renault, Fabrice Cambolive, pada 2023. Saat itu, Renault mengumumkan investasi sebesar 2,6 miliar pound sterling atau setara hampir Rp59 triliun untuk meluncurkan delapan model baru di luar Eropa hingga 2027, guna memperkuat posisi merek di segmen dengan nilai tambah terbesar.
Filante akan menjadi model kelima dari delapan kendaraan yang direncanakan, sekaligus yang paling eksklusif dalam portofolio Renault. Mobil ini digambarkan berada di segmen E dengan dimensi besar dan tingkat kemewahan yang jauh melampaui jajaran Renault di pasar Eropa. Panjang kendaraan diperkirakan mencapai sekitar lima meter.
Dari sisi produksi dan teknologi, Filante akan dirakit bersamaan dengan SUV Koleos generasi ketiga di Busan, Korea Selatan. Model ini diproyeksikan berbagi platform dan sistem penggerak hybrid yang dikembangkan bersama Geely, sejalan dengan kemitraan strategis Renault dengan pabrikan otomotif asal Tiongkok tersebut.
Nama Filante sendiri terinspirasi dari konsep ekstrem Renault yang mampu menempuh jarak 626 mil dalam sekali pengisian daya menggunakan baterai Scenic 87 kWh. Konsep tersebut merujuk pada Filante asli tahun 1956, sebuah mobil satu tempat duduk yang dirancang untuk memecahkan rekor jarak tempuh.
Manajer penamaan Renault, Sylvia dos Santos, mengatakan nama Filante mencerminkan filosofi desain Renault ke depan. “Nama Filante langsung mengacu pada bintang jatuh, luar angkasa, dan perjalanan, yang semuanya mencerminkan desain kendaraan kami yang megah dan visioner,” ujarnya.
Secara bisnis, kehadiran Filante menegaskan arah baru Renault untuk bersaing di segmen premium global dengan mengandalkan inovasi teknologi, kemitraan strategis, serta diferensiasi desain.
Artikel ini ditulis oleh:
Eka Permadhi

















