Jakarta, aktual.com – Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia Jenderal Listyo Sigit Prabowo menerbitkan surat telegram nomor ST/440/II/KEP./2026 tertanggal 27 Februari 2026 yang berisi mutasi, demosi, dan promosi terhadap 54 personel Polri.
Dalam surat telegram tersebut tercatat sebanyak 44 anggota Polri mendapatkan promosi jabatan, tiga personel mengalami demosi, serta tujuh personel dimutasi dalam rangka memasuki masa pensiun.
Sejumlah pejabat di Korps Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (Kortas Tipikor) Polri turut masuk dalam daftar rotasi jabatan tersebut.
Kepala Divisi Humas Polri Inspektur Jenderal Johnny Eddizon Isir menjelaskan kebijakan mutasi merupakan bagian dari strategi pembinaan organisasi guna menjaga kinerja institusi tetap optimal.
“Langkah ini merupakan bagian dari strategi manajemen sumber daya manusia Polri untuk memastikan organisasi tetap adaptif, solid, dan responsif terhadap tantangan tugas ke depan,” ujar Eddizon, Senin (2/3).
Salah satu perwira tinggi yang dimutasi dalam rangka persiapan pensiun adalah Inspektur Jenderal Cahyono Wibowo. Ia melepas jabatan sebagai Kepala Kortas Tipikor dan ditempatkan sebagai perwira tinggi nonjob di lingkungan Kortas Tipikor.
Cahyono diketahui telah memasuki usia pensiun 58 tahun pada 13 Februari 2026.
Sebagai penggantinya, Kapolri menunjuk Direktur Penindakan Kortas Tipikor Irjen Totok Suharyanto untuk menjabat Kepala Kortas Tipikor Polri.
Posisi Direktur Penindakan yang ditinggalkan Totok kemudian diisi Direktur Penelusuran dan Pengamanan Aset (P2A) Kortas Tipikor Brigadir Jenderal Robertus Yohanes De Deo.
Selanjutnya, jabatan Direktur P2A Kortas Tipikor dipercayakan kepada Penyidik Tindak Pidana Utama Tingkat II Bareskrim Polri Brigjen Indra Lutrianto Amstono.
Dalam rotasi tersebut, Kapolri juga melakukan pergantian Wakil Kepala Kortas Tipikor. Brigjen Arief Adiharsa dimutasi menjadi Widyaiswara Tingkat I Sespim Lemdiklat Polri.
Posisi Wakil Kepala Kortas Tipikor kemudian diisi oleh Penyidik Tindak Pidana Utama Tingkat Utama Kortas Tipikor Polri Komisaris Besar Mulya Hakim Solichin.
Eddizon menegaskan pimpinan Polri berharap para pejabat yang mendapatkan amanah baru dapat segera menyesuaikan diri dan meningkatkan kinerja organisasi.
“Pimpinan berharap seluruh pejabat yang dimutasi dapat segera bekerja secara optimal, menjaga soliditas internal, serta terus meningkatkan kepercayaan publik terhadap Polri,” katanya.
Artikel ini ditulis oleh:
Tino Okt

















