Jakarta, Aktual.com – Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Andika Perkasa saat menerima kunjungan Sandiaga Uno membincangkan berbagai macam hal, salah satunya mengenai industri dalam negeri.

Kasad Jenderal TNI Andika Perkasa dalam keterangan persnya yang diterima di Jakarta, Kamis, mengatakan kunjungan salah satu pengusaha sukses Indonesia, Sandiaga Uno sebagai bentuk silaturahim.

Jenderal TNI Andika mencontohkan saat ini sebagian besar bahan seragam TNI Angkatan Darat merupakan produksi lokal. Hal itu tentu saja salah bentuk dukungan untuk industri dalam negeri.

“Memang sebagian besar dibuat di lokal, tetapi memang ada yang masih diimpor,” ungkap Kasad Andika.

Menurut dirinya ada beberapa komponen dari seragam TNI AD sebagai dukungan proteksi prajurit yang memang mesti masih mengimpor.

“Karena yang saya inginkan, saya pakai ini ITP Safe, ITP safe itu integrated personal protection, mulai dari helm dan rompi antipeluru,” tuturnya.

Menurut Kasad Andika menjelaskan komponen-komponen yang mesti diimpor tersebut karena memikirkan efisiensi dan kualitas yang terbaik.

Selain membincangkan soal industri dalam negeri, Kasad Andika bersama Sandiaga Uno juga membicarakan seputar peran TNI AD dalam menangani pandemik COVID-19 di Indonesia.

Selain itu, Sandiaga Uno juga sempat menanyakan mengenai peran generasi milenial untuk bangsa masa kini. Kasad Andika menjelaskan bahwa yang terpenting yakni memiliki keterampilan dan kreativitas masing-masing sejalan dengan perkembangan zaman.

Together we can. Bersama kita bisa, sampai dengan saat ini generasi muda kita menurut saya skill yang semakin kreatif justru diperlukan,” ucap Kasad.

Obrolan kemudian berlanjut soal olahraga yang rutin dilakukan Jenderal TNI Andika Perkasa, bahkan Sandiaga Uno berencana melakukan kunjungan kembali untuk berolahraga bersama.

“Terima kasih Pak Kasad telah menerima kedatangan kami, kami doakan yang terbaik buat Pak Kasad. Di tengah pandemik ini membawa kepemimpinan yang betuI-betul bermanfaat untuk bangsa dan negara,” ujar Sandiaga Uno sambil berpamitan.(Antara)

(Warto'i)