Jakarta, Aktua.com – Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Andika Perkasa memberikan arahan dalam webinar dengan Kepala Kesehatan Daerah Militer (Kakesdam), Kepala Rumah Sakit TNI AD, dan RSPAD terkait laporan penanganan Covid-19.

Pada teleconference berkala itu, Kasad mengecek rencana penyediaan laboratorium Polymerse Chain Reaction (PCR) di RS TNI AD serta
meminta agar tenaga analis dan kepala laboratorium PCR dengan ekstraksi RNA robotic di 68 rumah sakit TNI AD segera disiapkan.

“Ini adalah satu langkah maju yang cukup jauh ke depan. Oleh karena itu, kita harus mulai menyiapkan. Masing-masing rumah sakit harus menyiapkan tenaganya, analis maupun kepala laboratorium. Sehingga pada saatnya barang ini datang, sudah siap,” kata jenderal Andika dalam akun Youtube resmi TNI AD pada, Senin (8/6).

Andika menyampaikan lab PCR yang akan dibangun menggunakan ekstraksi RNA robotic sehingga hasilnya akan lebih cepat dan akurat. Pengunaan ekstraksi RNA robotic tersebut diharapkan juga mengurangi kebutuhan analis.

“Kali ini kita menghadirkan labPCR di setiap rumah sakit kita. Kita ada 68. Lab PCR ini ekstraksi RNA-nya akan robotic. Jadi akan lebih cepat,” ungkapnya.

Selain itu Andika juga meminta Kepala Pusat Zeni Angkatan Darat untuk berkomunikasi dengan 68 Kepala Rumah Sakit Angkatan Darat di setiap daerah mengenai kondisi jumlah pasien di wilayah tersebut. “Pembangunan ini akan dilakukan secara bertahap dan diprioritaskan untuk wilayah zona merah Covid-19,” kata Andika.

Kepala Pusat Zeni Angkatan Darat Mayjen TNI Mohammad Munib melaporkan persiapan desain ruangan untuk laboratorium tersebut. Dia mengatakan telah menyampaikan desain laboratorium tersebut ke Kepala Pusat Kesehatan Angkatan Darat.

Laboratorium tersebut didesain berukuran 3 x 3 meter yang mampu memuat seluruh alat-alat yang diperlukan laboratorium.

“Sudah kami sampaikan ke Kapuskes alat-alat tadi cukup ruangan 3 x 3 meter, sudah cukup masuk semua. Kalau desain itu memang sudah di-acc itu yang nanti akan kami sebar ke rumah sakit-rumah sakit di daerah. Oleh karena itu untuk menyingkat waktu, tiap-tiap Karumkit mohon untuk menyediakan tanah sekitar 5 x 10 meter,” kata Munib.

Diberitakan sebelumnya, TNI AD akan membangun laboratorium PCR Covid-19 di 68 rumah sakit TNI AD seluruh Indonesia.

(Tino Oktaviano)