Jakarta, Aktual.co —Kasus kecelakaan pergantian malam tahun baru 2014 ke 2015 di sejumlah rumah sakit di Provinsi Banten menurun dibanding tahun sebelumnya.
“Kami menerima pasien kecelakaan pada pergantian malam tahun baru hanya tujuh kasus, sedangkan tahun 2013 mencapai 30 kasus,” kata Nasrudin, seorang petugas Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSUD Serang, Banten, Kamis (1/1).
Menurunnya kasus kecelakaan lalu lintas pada malam pergantian baru 2015 karena dilanda hujan sejak sore hingga dini hari.
Akibat hujan itu, kata dia, kebanyakan warga malas merayakan malam pergantian baru. Bahkan, pengunjung Alun-Alun Serang tidak dipadati warga.
Karena itu, guyuran hujan tentu berdampak terhadap menurunya kasus kecelaakaan lalu lintas. “Semua pasien kecelakaan itu hanya mengalami luka-luka ringan dan tidak menerima laporan korban jiwa,” katanya.
Dia juga mengatakan dari tujuh pasien itu akibat kecelakaaan sepeda motor dan satu di antaranya mengalami patah tulang.
Namun, secara fisik para korban kecelakaan itu tidak dilakukan rawat inap karena luka-luka ringan. “Kami berharap ke depan kasus kecelakaan pada pergantian malam tahun baru terus berkurang.”
Menurut dia, jumlah kecelakaan lalu lintas yang ditangani RSUD Serang selama sepekan sebelum pergantian tahun baru tercatat 21 kasus.
Dari 21 kasus kecelakaan diantaranya sebanyak delapan orang meninggal dunia, termasuk tiga penumpang bus yang mengalami kecelakaan di ruas Jalan Tol Tangerang-Merak.
“Kami minta warga yang kehilangan anggota keluarga diharapkan mendatangi kamar zenajah karena dua penumpang tidak memiliki identitas,” katanya.
Seorang petugas IGD RSUD Adjidarmo Rangkasbitung, Sri mengaku bahwa malam pergantian tahun baru hanya menerima pasien sebanyak dua orang dengan kondisi luka ringan.
Kecelakaan tahun sebelumnya pada malam pergantian tahun baru mencapai 17 kasus. “Kami yakin berkurangnya kecelakaan itu karena semalaman diguyur hujan.”
Artikel ini ditulis oleh:

















