Padang, Aktual.co — Kepolisian Daerah (Polda) Sumatera Barat (Sumbar) terus melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait kasus video pemukulan siswi SD di Kota Bukittinggi.
Kabid Humas Polda Sumbar, AKBP Syamsi menyebutkan hingga hari ini Jumat (17/10), pihaknya telah memeriksa 14 orang dari berbagai pihak.
“Iya, hingga hari ini kita sudah periksa 14 orang yang terdiri dari 12 orang dari pihak sekolah, sedangkan 2 lainnya dari pihak pengungah,” katanya di Polda Sumbar, Kota Padang.
Ia menjelaskan, pemeriksaan 12 orang dari pihak sekolah itu terdiri dari Dinas Pendidikan dan Wali murid, dimana diperiksa oleh Ditreskrimum. “Sedangkan untuk 2 orang pihak pengungah juga saat ini diperiksa oleh Ditreskrimsus Polda Sumbar,” jelasnya.
Disebut Syamsi, saat ini pihaknya belum dapat meningkatkan proses hukum, mengingat masih dalam proses penyelidikan. “Proses hukum belum dapat ditingkatkan. Penyidik masih mendalami, dan semua nantinya tergantung hasil pemeriksaan ini apakah dapat diambil tersangkanya,” ujarnya.
Sementara para pelaku dan korban Syamsi menyebut masih belum dimintai keterangan karena masih menjalani konseling psikologis.
“Namun dalam kasus ini dilakukan upaya diversi sesuai dengan undang-undang 12 tahun 2012, tentang perlindungan anak dibawah umur. Tujuannya mencapai perdamaian antara korban dan pelaku. Dengan mengupayakan penyelesaian perkara anak diluar proses peradilan, dan menghindarkan anak dari perampasan kemerdekaan,” tutupnmya.
Dikabarkan, sampai saat ini pihak korban sendiri belum membuat laporan kepada pihak kepolisian terkait kasus tersebut.

Artikel ini ditulis oleh: