Ngawi, Aktual.com – Sepanjang Juli 2021, kasus positif Covid-19 di Kabupaten Ngawi mengalami sedikit kenaikan. Untuk itu, Pemerintah Kabupaten Ngawi telah bersiaga mengantisipasi lonjakan angka Covid-19 serta waspada pada virus varian anyar.

“Lonjakan covid-19 di Ngawi ini akibat dari kegiatan hajatan yang banyak digelar,” kata Wakil Bupati Ngawi, Dwi Rianto Jatmiko, Minggu (20/6).

Sesuai dengan Peraturan Bupati (Perbup) Ngawi nomor 9 tahun 2021 tentang PPKM mikro partisipatoris, Kabupaten Ngawi memperpanjang pemberlakuan pada PPKM Mikro dan akan melakukan pengetatan terhadap beberapa hajatan. “Ini menjadi patokan kita dan selanjutnya akan kembali kita galakkan dan tegakan,” ujarnya.

Saat ini sedang dalam pemeriksaan contoh atau sample covid-19 varian anyar di daerah sekitar Ngawi yakni Kota Sragen dan Bojonegoro.

“Maka perlu antisipasi ketika adanya lonjakan dan virus varian baru. Dan kita akan terus gencarkan posko yang ada di lingkuo desa juga operasi yustisi,” tuturnya.

Senada dengan Antok, Kadinkes Ngawi Yudono menambahkan, perihal adanya lonjakan covid-19 di Ngawi selain dari klaster hajatan ada juga klaster dari luar kota yang masuk ke Ngawi,

“Sebagai langkah pencegahan pada kasus covid-19 di Ngawi dan antisipasi virus covid-19 varian anyar, dalam sehari sebanyak 50 orang secara acak kita akan melakukan testing dan tracing,”kata Yudono.

(Dimas Ridho)

(Nusantara Network)