Presiden Joko Widodo (kiri) didampingi Wapres Jusuf Kalla memimpin rapat terbatas tentang evaluasi pelaksanaan proyek strategis nasional dan program prioritas Provinsi Sumatra Utara di Kantor Presiden, Jakarta, Kamis (16/2). Presiden mengatakan Sumut dapat menggerakkan perekonomian wilayah lain di Sumatra dengan percepatan pembangunan infrastruktur pelabuhan, tol maupun bandara karena terletak di jalur pelayaran internasional selat Malaka yang dekat Singapura, Malaysia, dan Thailand. ANTARA FOTO/Wahyu Putro A/kye/17

Jakarta, Aktual.com – Presiden Joko Widodo menyatakan keyakinannya bahwa kawasan Samudera Hindia akan menjadi salah satu pos kunci dalam perhelatan dunia.

“Di Indonesia kami percaya bahwa Samudera Hindia saat ini sedang berkembang menjadi salah satu pos kunci dalam perhelatan dunia,” kata Presiden Jokowi ketika membuka KTT “Indian Ocean Rim Association” (IORA) Tahun 2017 di Jakarta Convention Center Jakarta, Selasa (7/3).

Dalam kesempatan itu Presiden Jokowi menyampaikan selamat datang yang hangat di 20 tahun IORA. KTT itu menandai keberadaan dua dekade IORA. KTT IORA terselenggara pada saat yang kritis bagi perekonomian dunia dan bahkan bagi umat manusia.

“Semakin terasa bahwa dunia sekarang di tengah-tengah revolusi global. Pertama, sebuah revolusi teknologi yang tanpa belas kasihan telah memaksa kita melakukan perubahan ke depan,” katanya.

Kedua, revolusi politik yang berpotensi menandai permulaan sebuah era populisme.

Presiden Jokowi menyebutkan selama ratusan tahun Samudera Atlantik yang mendominasi perhelatan dunia. Kemudian dalam 30 tahun dengan perkembangan negara-negara di Asia Timur, banyak yang menyatakan inilah abadnya Samuderra Pasifik.

“Namun kami percaya bahwa saat ini Samudera Hindia di ambang suatu keperkasaan dengan perkembangan masyarakat besar dan ekonomi-ekonomi yang semakin berperan di Asia Timur, Timur Tengah, Asia Selatan, Asia Tenggara dan Australia,” kata Jokowi.

Presiden menyebutkan komunitas IORA adalah komunitas yang unik. Kawasan IORA memiliki kekayaan tapi juga masih ada kantong-kantong kemiskinan. “Kawasan IORA merupakan sebuah kawasan yang kaya dengan tradisi,” katanya.

Presiden Jokowi membuka KTT IORA dengan memukul tifa, alat musik tradisional dari Papua.

Hadir dalam acara yang dihadiri puluhan delegasi IORA itu, antara lain Wapres M Jusuf Kalla, pimpinan lembaga negara, seperti Ketua BPK Harry Azhar Azis, dan sejumlah duta besar negara sahabat.

(Eka)