Jakarta, Aktual.co — Anggota DPR Adian Napitupulu mengkritisi Perserikatan Bangsa-bangsa (PBB) yang mengecam rencana eksekusi mati terhadap napi narkoba yang dilakukan pemerintah Indonesia.
“Anehnya bagai skenario, Kecaman PBB itu saling sahut dengan Perancis dan para tokoh politik kita. Situasi yang 100 persen mirip serangan terhadap Soekarno setelah ia Pidato ‘Amerika kita setrika, Inggris kita Linggis’.  Mary Jane serupa dengan Wati, Rani, Siti dan banyak TKW yamg juga korban Human Traficking,” kata Adian, Senin (27/4).
Menurutnya membela TKI seperti Wati dan beberapa lainnya, mestinya menjadi prioritas.
Dia juga berharap para politisi yang saat ini memiliki jabatan menjadi sadar bahwa mereka menikmati jabatan tersebut bukan karena terpidana mati narkoba.
“Tapi karena nyawa 18 mahasiswa yang  hingga kini tak pernah mereka bela. Semoga untuk mengungkap kematian 18 mahasiswa itu kita tak harus menunggu ancaman dari Prancis, Australia atau PBB,” ujarnya.

Artikel ini ditulis oleh: