, Aktual.co — Setiap manusia mempunyai jam kerja dan jam istirahatnya masing-masing. Jika jam istirahat Anda pakai dengan masih melakukan pekerjaan yang belum terselesaikan, maka Anda telah memaksa mata Anda untuk bekerja di jam istirahat. Hal itu dapat merugikan bagi kesehatan mata.
Di siang hari, manusia menggunakan sel kerucut yaitu fotoreseptor yang memungkinkan kita untuk melihat warna dalam kondisi cerah. Di malam hari, kita lebih menggunakan sel batang mata, sebagai fotoreseptor yang memungkinkan kita untuk melihat dalam cahaya redup. Menurut Stuart Peirson, profesor ilmu saraf di Oxford University mengatakan bahwa Mata Anda terbentuk untuk menyesuaikan waktu terang-gelap selama periode 24 jam. Jika Anda terpapar cahaya yang sangat terang di malam hari dalam waktu lama, ini bisa berpotensi merusak mata.
Itulah mengapa pupil mata kita tidak dapat mengakomodasi cahaya dengan baik di malam hari. Ketika terkena cahaya, pupil harus mengerut untuk meminimalkan cahaya yang masuk dan membantu Anda fokus. 
“Tapi tampaknya ini didorong oleh ritme sirkadian (jam tubuh), dan kurang sensitifnya mata terhadap cahaya pada malam hari. Itulah mengapa di malam hari setelah lama terpapar cahaya, penglihatan bisa menjadi kabur dan mata akan cepat lelah,” lanjut Profesor Peirson.
Tekanan cairan pada mata yang “kelelahan” juga bisa berubah pada malam hari. Kondisi ini bisa berlangsung dalam jangka panjang dapat memicu glaukoma. Peningkatan tekanan yang disebabkan oleh pembentukan cairan juga dapat menyebabkan masalah penglihatan lainnya. Peneliti Jepang juga menemukan 20%  pasien memiliki tingkat tekanan mata yang berbahaya di malam hari. Ini juga bisa terjadi karena posisi mata yang sejajar dengan jantung ketika tidur, meningkatkan aliran cairan di mata dan menyebabkan tekanan tambahan pada mata. Maka dari itu usahakanlah untuk tidak menggunakan mata Anda pada waktu jam istirahat malam.
Dikutip dari dailymail, Sabtu (22/11)

Artikel ini ditulis oleh: