Jakarta, Aktual.co — Kementerian Luar Negeri RI menyampaikan bahwa dua warga negara Indonesia (WNI) berhasil dibawa keluar dari Burkina Faso, salah satu negara di Afrika Barat yang sempat mengalami masalah keamanan akibat situasi politik yang memanas.
“Kami terus memantau keadaan WNI kita yang berada di Burkina Faso yang sempat mengalami suasana politik yang sulit. Sebanyak dua warga Indonesia hari ini dibawa keluar dari Burkina Faso,” kata Juru bicara Kementerian Luar Negeri Michael Tene di Jakarta, Rabu (5/11).
Michael mengatakan kedua WNI itu mengalami kesulitan untuk keluar dari Burkina Faso karena ditutupnya perbatasan Benin terkait masalah politik yang sedang bergulir di negara tersebut.
“Dua warga tersebut bekerja di perusahaan minyak. Keduanya sulit keluar dari Burkina Faso karena situasi politik di sana. Pada Senin (3/11) perbatasan negara itu ditutup,” kata dia.
“Masalah ini ditangani langsung oleh perwakilan Indonesia yang berada di Abuja, Nigeria yang wilayah kerjanya mencakup Burkina Faso.”
Namun, dengan semakin membaiknya situasi di Burkina Faso maka perbatasan Benin telah dibuka kemarin (Selasa, 4/11).
“Dengan dibukanya perbatasan, dua warga kita itu berhasil keluar dari sana. Dari Benin mereka akan dipulangkan ke Indonesia. Kita berharap proses pemulangan mereka bisa berjalan lancar. Perwakilan kita di Abuja terus memantau proses pemulangan secara langsung,” kata Michael.
“Komunikasi langsung telah dilakukan dengan kedua warga Indonesia tersebut. Mereka dalam keadaan selamat dan aman.”
Burkina Faso merupakan salah satu negara di Afrika Barat yang sedang mengalami konflik politik.
Kelompok militer pada pekan lalu mengambil alih kekuasaan dari Presiden Blaise Compaore setelah 27 tahun berkuasa di negara tersebut. Militer menunjuk Letnan Kolonel Isaac Zida sebagai pemimpin sementara.

()

()