Jakarta, Aktual.com – Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto diminta tidak mengusung Sjafrie Sjamsoeddin sebagai calon Gubernur DKI. Alasannya, Sjafrie diduga terlibat dalam kasus pelanggaran HAM. Sehingga dianggap malah bakal menyulitkan langkah Gerindra di Pilkada DKI 2017.

Hal ini disampaikan Forum Aliansi Masyarakat Peduli Jakarta (FAM D’JAK) dalam pernyataannya di Jakarta. ‎”Sjafrie kami tidak setuju. Beliau cukup dikenal dengan satu kasus di DKI dan itu belum selesai. Kami tidak mau Pak Prabowo dicap pilih pak Sjafrie lalu dianggap keduanya pelanggar HAM‎,” kata Ketua Umum FAM D’JAK, ‎Jimmy CK, di Jakarta, Sabtu (23/7).

Dia menyebut Sjafrie sebagai orang yang bertanggungjawab atas peristiwa dugaan pelanggaran HAM di kerusuhan 1998 silam. Saat itu Sjafrie menjabat sebagai Panglima Komando Daerah Militer V Jaya (Pangdam Jaya) sekaligus Panglima Komando Operasi (Pangkoops) Mantap Jaya III.

Ketimbang Sjafrie, FAM D’Jak menilai ada calon yang lebih pantas yang dianggapnya bersih dan tidak pernah tercatat melanggar kasus. Yakni Anggota DPR RI Mayjen TNI (Purn) Asril Tanjung. “Dia (Asril) punya masa. Dia anggota DPR RI Dapil Jakarta. Cuma bukannya kami orang Asril, kami hanya mengajukan,” dalih dia. (M Zhacky K)

()