Bengaluru, Aktual.com – Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Amerika Serikat Nancy Pelosi menyatakan dukungan bagi Joe Biden untuk menjadi presiden dan bergabung dengan sejumlah pejabat tinggi partai Demokrat yang baru-baru ini menyatakan dukungan bagi mantan wakil presiden itu.

Dukungan Pelosi bagi kandidat calon presiden dari partai Demokrat itu diberikan setelah sejumlah senator AS, termasuk Elizabeth Warren dan Bernie Sanders, juga mantan presiden Barack Obama dan mantan wapres Al Gore, melakukan langkah serupa pada Biden awal bulan ini.

Dalam sebuah pernyataan melalui video yang dirilis pada Senin (27/4), Pelosi mengutip pengalaman Biden dalam pemerintahan, termasuk perannya dalam mengesahkan Undang-Undang Perawatan Terjangkau (Affordable Care Act), sebagai bukti kualitas kepemimpinannya.

Dia mengatakan Biden memiliki posisi yang baik untuk memimpin negara di tengah wabah virus corona yang sedang berlangsung.

“Saat kita menghadapi virus corona, Joe telah menyuarakan alasan dan ketahanan, dengan jalan yang jelas untuk membawa kita keluar dari krisis ini,” kata Pelosi dalam dukungannya.

Dukungan itu datang pada waktu yang tepat untuk Biden, yang telah berjuang untuk mempertahankan profil tinggi selama pandemi COVID-19 dan mempertahankan momentum yang telah ia bangun dalam perjalanan cepatnya menjadi capres dari partai Demokrat.

Selain dari para pemimpin Demokrat saat ini dan masa lalu, Biden juga telah mendapat dukungan dari beberapa pemangku kepentingan utama lainnya, seperti Gubernur Negara Bagian Washington Jay Inslee, seorang juru kampanye perubahan iklim terkemuka, dan serikat pekerja United Auto Workers yang memiliki 400.000 anggota.

Dukungan-dukungan itu membuat Biden muncul dalam serangkaian berita utama pada saat kampanyenya ditunda karena wabah virus corona – dan ketika Presiden AS Donald Trump menarik perhatian media dengan arahan di Gedung Putih yang agresif.

Partai Demokrat berniat memproyeksikan persatuan menuju pemilihan presiden melawan Trump untuk pemilihan 3 November. Dalam beberapa pekan terakhir, Biden yang lebih moderat telah berupaya mendapatkan dukungan dari pendukung liberal Sanders dan Warren.

Sumber: Reuters

 

Antara

(As'ad Syamsul Abidin)