Jakarta, Aktual.co — Ketua Komite Olimpiade Indonesia (KOI), Rita Subowo mengatakan penerbitan Keputusan Presiden (Keppres) Asian Games 2018, tidak perlu menunggu ditetapkannya nama CEO yang akan memimpin persiapan Asian Games.

“Itu masalah teknis, yang terpenting sekarang adalah panitia penyelenggaranya sudah ada,” kata Rita di Jakarta, Rabu (29/4).

Menurut Rita, penetapan CEO bisa menyusul dengan disetujui oleh “Organizing Committee” yang ketuanya adalah Presiden Joko Widodo, tetapi dengan Surat Keputusan (SK) yang lain.

“Tidak perlu dimasukkan nama-namanya di Keppres, karena kalau nanti dimasukkan kemudian performanya tidak bagus, mau diganti tidak bisa, karena Keppresnya juga harus diganti. Saya harap nantinya Keppres tidak berubah sampai berakhirnya Asian Games,” kata Rita.

Selain itu, Rita juga menyatakan pihaknya harus melaporkan kemajuan persiapan Asian Games 2018 terhadap dewan Olympic Council of Asia (OCA) di Teheran, Iran pada 21 Mei mendatang.

“Sebelum tanggal tersebut, kami harus terlebih dahulu mengirimkan Keppres Asian Games ke sana untuk disetujui dengan “master plan” dan lain sebagainya,” kata Rita.

Dengan waktu yang kurang dari sebulan itu, Rita berharap Keppres Asian Games dapat segera ditandatangani karena berpengaruh juga terhadap hal-hal yang memerlukan legalitas. “Misalnya, peluncuran logo, kontrak, dan Memorandum of Understanding (MoU). Jadi, saya harapkan dapat segera diteken, kalau bisa minggu ini,” katanya.

Sampai saat ini, Keputusan Presiden (Keppres) terkait persiapan Indonesia menjadi tuan rumah Asian Games 2018 belum diteken atau ditandatangani.

Indonesia ditunjuk menjadi tuan rumah penyelenggaraan Asian Games ke-18 setelah Vietnam mengundurkan diri karena alasan finansial.

Artikel ini ditulis oleh: