Jakarta, Aktual.co — Ketua Komisi III DPR Azis Syamsuddin mendesak Presiden Jokowi untuk menarik surat edaran pelarangan menteri hadir ke DPR RI dan memecat  Andi Widjajanto selaku  Sekertris Kabinet (Seskab).
“Saya minta Presiden mencabut surat seskab, atau memberhentikan seskab,” ucap Azis yang disambut tepuk tangan anggota dewan, di ruang rapat sidaang Paripurna, Jakarta, Rabu (26/11).
Aziz juga geram menanggapi pernyataan Menteri Kordinator Politik Hukum dan Keamanan (Menkopolhukam) Tedjo Edhi Purdijatno yang melarang pelaksanaan Musyawarah Nasional (Munas) IX Golkar di Nusa Dua, Bali karena alasan keamanan.
“Statement Menkopolhukam, kalau itu iya, maka segera ditarik. Juga meminta, agar Menkopolhuam tidak seluruh partai dicampuri pemerintah yang bersifat politis,” tukasnya.
Ketua  Rapat Paripurna, Fahri Hamzah mencoba menenangkan Aziz dan meminta agar surat edaran Seskab tak usah ditanggapi serius karena memang tidak disampaikan kepada DPR.
“Sampai hari ini tidak ada surat kabinet ke pemimpinan dewan. Yang ada hanya kepada Setjen DPR yang dikirim Menteri BUMN Rini Sumarno. Surat itu juga sudah dijawab, yang menceritakan prosedur persidangan di DPR. Adapun surat internal, sebaiknya kita tidak anggap ada. Kalau tidak di kita tidak usah ditanggapi,” ungkap dia.

Artikel ini ditulis oleh:

Novrizal Sikumbang