Jakarta, Aktual.co — Kekayaan Indonesia sangat melimpah, bukan rakyat Indonesia seluruhnya yang menikmati tetapi dinikamti segelintir orang. Sebaliknya rakyat yang mempunyai hak juga hanya menjadi penonton di negaranya sendiri.
Demikian disampaikan Ketua MPR Zulkifli Hasan dalam Lokakarya Nasional Pengelolaan Wakaf dan Aset-Aset Masjid di Indonesia, Senin (25/05).
“Hal itu membuktikan kesenjangan ekonomi di Indonesia masih sangat tinggi antara masyarakat kaya dan miskin,” ucapnya.
Lebih parah lagi, sambung Ketua Umum PAN ini, dari kekayaan Indonesia yang melimpah itu ternyata 40 persenya hanya dikuasai oleh 23 orang saja. Ini artinya, betapa tidak adilnya kondisi ini hingga memicu kesenjangan yang kian menganga, semakin jauh jurang antara si kaya dan si miskin.
Zulhas , panggilan akrabnya melanjutkan, harus pula disadari, dari jumlah rakyat Indonesia, mayoritas adalah umat Islam. Ini artinya kekuatan umat belum mampu dikonversi menjadi kekuatan politik maupun ekonomi yang nyata untuk mensejahterakan umat secara merata.
“Ini harus menjadi bahan renungan kita ke depan, agar kesejahteraan menjadi milik semua bangsa, semua umat khususnya umat Islam di Indonesia,” tutupnya.
Artikel ini ditulis oleh:

















