Jakarta, aktual.com – Abu Hanifah salah satu sosok Imam besar yang setiap hujjahnya digunakan dan pakai oleh hampir setiap masyarakat Muslim di Dunia, dalam suatu kisah, Abu Hanifah pernah diperintahkan bertaubat oleh salah satu orang dari kelompok khawarij, berikut kisahnya:

Ketika itu, nama Abu Hanifah sebagai Imam Mazhab sangatlah populer di Dunia. Banyak sekali orang-orang berguru kepadanya. Suatu ketika, Adh-Dhahhak dari kelompok khawarij ini justru memerintahkan Abu Hanifah untuk bertaubat.

Datanglah Adh-Dhahhak kepada Abu Hanifah dan berseru, “Wahai Abu Hanifah, bertaubatlah Anda,”

Mendengar hal itu, Abu Hanifah kaget, “Bertaubat dari apa?”

“Dari pendapat Anda yang membenarkan diadakannya tahkim antara Ali dan Mu’awiyah,” jawab Adh-Dhahhak.

Abu Hanifah menantang berdebat Adh-Dhahhak, “Maukah Anda berdiskusi dengan saya dalam persoalan ini?”

Karena merasa benar maka Adh-Dhahhak berkata, “Baiklah, saya bersedia,”

“Bila kita nanti berselisih paham, siapa yang akan menjadi hakim di antara kita?” tanya Abu Hanifah.

“Pilihlah sesuka Anda,” jawab Adh-Dhahhak.

Abu Hanifah menoleh kepada seorang Khawarij lain yang menyertai orang itu lalu berkata, “Engkau menjadi hakim di antara kami,”

“Saya rela kawanmu menjadi hakim, apakah engkau juga rela?” lanjut Abu Hanifah.

“Ya saya rela,” jawab sang Khawarij.

“Bagaimana ini, engkau menerima tahkim atas apa yang terjadi di antara saya dan kamu, tapi menolak dua sahabat Rasulullah Saw yang bertahkim?” ucap Abu Hanifah.

Maka orang itu pun mati kutu dan tak sanggup berbicara sepatah kata pun.

Itulah sosok Abu Hanifah dengan kecerdasan dan hujjah tak terbantahkan yang selalu keluar dari mulutnya, wajar saja beliau menjadi seorang Imam Mazhab.

Waallahu a’lam

(Rizky Zulkarnain)