Ilustrasi- Umar bin Khattab Terhadap Abu Bakar Ash-Shiddiq

Jakarta, aktual.com – Abu bakar Ash-Shiddiq memiliki seorang putri yang sangat ia cintai selain Siti Aisyah istri Rasulullah Saw, yaitu Ummu Kultsum binti Abu Bakar Ash-Shiddiq adik kecil daripada Siti Aisyah.

Ummu Kultsum bukanlah dianggap sebagai Sahabat Rasulullah Saw karena ia lahir setelah Rasulullah wafat, bahkan saat ayahnya Abu Bakar Ash-Shiddiq wafat. Ummu Kultsum lahir dari istri Abu Bakar Ash-Shiddiq yang bernama Habibah binti Kharijah.

Saat ia masih beliau, ia pernah ingin dinikahi oleh sahabat Rasulullah Saw yaitu Sayyidina Umar bin Khattab. Sayidina Umar melihat Ummu Kultsum akan tumbuh menjadi wanita yang sangat mulia. Walaupun begitu lamarannya ditolak oleh Ummu Kultsum, berikut ceritanya:

Diriwayatkan bahwasanya Umar bin al-Khattab melamar Ummul Kultsum binti Abu Bakar. Ia ajukan lamaran tersebut lewat Aisyah sang kakak yang diamanahi ayahnya untuk mengurus adik kecilnya itu. Saat itu Ummu Kultsum masih begitu beliau. Mengetahui Umar melamarnya, ia menolak. Karena usia yang terlampau jauh memiliki dunia yang berbeda.

Aisyah mengabarkan hal ini kepada Amr bin al-Ash. Amr berkata, “Cukup aku sebagai perwakilanmu,”

Lalu Amr menemui Umar. Ia berkata, “Amirul mukminin, kudengar engkau berencana menikah?”

“Iya,” jawab Umar.

“Menikah dengan siapa?” tanya Amr lagi.

“Ummu Kultsum binti Abu Bakar,” Jawab Umar.

Amr berkata, “Amirul mukminin, dia itu wanita yang masih sangat belia. Dia bisa berselisih denganmu setiap hari,”

Umar berkata, “Aisyah yang memerintahkanmu untuk mengatakan ini?”

Setelah sekian lama, Ummu Kultsum tumbuh menjadi seorang gadis yang mulia akhirnya ia menikah dengan sahabat Rasulullah Saw yaitu Thalhah bin Ubaidillah.

(Rizky Zulkarnain)