Hanya saja, aksi penyegelan yang dilakukan para pengurus Golkar di tingkat kecamatan itu secara simbolis, yakni dengan memasang spanduk yang bertuliskan bahwa kandot DPD Golkar Pamekasan itu sedang disegel.

Secara terpisah Sekretaris DPD Golkar Pamekasan Sulaisi Abdurrazaq menyatakan, kelompok yang melakukan penyegelan kantor Golkar itu sebenarnya bukan pengurus, akan tetapi mantan Pengurus Kecamatan.

“Kami menyayangkan hal ini harus terjadi, karena ini bukan tradisi Golkar. Partai ini biasa menyelesaikan persoalan melalui dialog, bukan dengan cara seperti ini,” ujar Sulaisi, menjelaskan.

Artikel ini ditulis oleh:

Antara