Jakarta, Aktual.co — Anggota Presidium Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI) Prof Nanat Fatah Natsir mengatakan, pendukung Prabowo Subianto-Hatta Rajasa pasti tetap berharap Koalisi Merah Putih (KMP) yang mereka motori tetap solid menjadi kekuatan penyeimbang pemerintah.
“Pendukung Prabowo-Hatta akan tetap menagih janji bahwa KMP akan menjadi kekuatan penyeimbang. Hal ini harus segera dirumuskan agar para pendukung tidak kecewa,” kata Nanat Fatah Natsir saat dihubungi, Senin (20/10).
Dia berharap pertemuan Jokowi dengan Prabowo dan juga Hatta Rajasa secara terpisah, tidak membuat pasangan tersebut meninggalkan semangat untuk menjadi kekuatan penyeimbang di luar pemerintahan.
“Jadi setelah bertemu Jokowi, Prabowo-Hatta jangan surut bahkan diam. Harus maju terus menjadi penyeimbang,” kata dia.
Di sisi lain, Nanat menilai kehadiran Prabowo-Hatta dalam pelantikan Jokowi-JK sebagai presiden dan wakil presiden dalam Sidang Paripurna MPR sebagai hal yang baik.
Nanat berharap kehadiran pesaing dalam pelantikan presiden terpilih bisa menjadi tradisi dalam demokrasi di Indonesia.
“Kehadiran Prabowo-Hatta dalam pelantikan Jokowi-JK sangat bagus bagi tradisi demokrasi Indonesia. Prabowo-Hatta menunjukkan sikap sebagai seorang negarawan,” katanya.
Jokowi-JK resmi menjadi presiden dan wakil presiden Indonesia setelah dilantik melalui Sidang Paripurna MPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta.  

()