Jakarta, Aktual.co — Musyawarah Daerah Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) DKI Jakarta akan diselenggarakan dalam waktu dekat ini. Beredar kabar bahwa ada dalam pemilihan Ketua Umum KNPI ada kandidat yang merupakan titipan Gubernur Basuki Tjahaja Purnama (Ahok).

Sekretaris Jenderal DPP Komando Barisan Rakyat (KOBAR) Arief menegaskan jangan sampai KNPI dijadikan sebuah kekuatan untuk melindungi seorang pemimpim.

“Jangan menjadi pengkhianat aktivis muda Jakarta, jangan jadikan wadah berhimpun ini menjadi sebuah kekuatan untuk melindungi orang tertentu, jangan menjadi kaum munafik,” kata Arief saat berbincang-bincang dengan wartawan, Di Jakarta, Kamis (7/8).

Dijelaskan Arief kalangan aktifis muda Jakarta saat ini sedang memperjuangkan masyarakat Jakarta dari berbagai persoalan di Jakarta yang tentunya hal itu menjadi buah tangan dari hasil kepemimpinan Gubernur Ahok saat ini, tentunya sudah banyak membuat lelah dan menyesengsarakan masyarakat Jakarta.

“Mulai dari banjir Ahok menyalahkan PLN, serta dia juga mengeluarkan kebijakan pelarangan sepeda motor, kebijakan yang sangat merugikan masyarakat itu, kasihan tukang ojek dan para kurir mereka jadi susah dalam mencari nafkahnya, Terlebih wacana kontroversial Ahok kemarin soal legalisasi prostitusi sampe sertifikasi PSK merupakan sebuah hal yang membuat kaum ibu-ibu Jakarta menjadi resah akan sosok pemimpin yg satu ini,” paparnya.

Oleh karena itu Komando Barisan Rakyat (KOBAR) meminta organ-organ KNPI jangan mau jadi titipian Gubernur Ahok yang sudah jelas banyak melanggar konstitusi dalam paripurna hak angket.

“Jangan nodai ketulusan perjuangan kawan-kawan aktivis muda Jakarta. Gak ada itu yang namanya Ketum KNPI DKI terpilih harus menjadi problem solver bagi permasalahan dua institusi Jakarta, yang ada itu dorong agar Hak menyatakan pendapat (HMP) segera berjalan,” pungkasnya.

Artikel ini ditulis oleh:

Andy Abdul Hamid