Beranda Nasional Komisi IX Minta BP2MI Usut Pemberangkatan PMI Ilegal via Pelabuhan Batam Centre

Komisi IX Minta BP2MI Usut Pemberangkatan PMI Ilegal via Pelabuhan Batam Centre

Anggota Komisi IX DPR RI Netty Prasetiyani Aher

Jakarta, aktual.com – Anggota Komisi IX DPR-RI, Netty Prasetiyani Aher meminta Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) untuk turun tangan mengusut dugaan pemberangkatan PMI non-prosedural melalui Pelabuhan Batam Centre. Seperti diketahui, muncul dugaan pelabuhan Batam centre menjadi tempat penyaluran PMI non-prosedural.

“Saya meminta agar BP2MI turun langsung untuk menuntaskan dugaan tersebut. Benar atau tidaknya harus diusut secara transparan dan menyeluruh,” katanya dalam keterangan tertulis kepada awak media, Selasa (27/12) kemarin.

Menurut penelusuran salah satu media nasional, diperkirakan dalam satu kapal, terdapat ratusan PMI non-prosedural yang diberangkatkan. Para petugas pelabuhan disinyalir juga ikut bermain dalam penempatan ilegal tersebut.

Para PMI tersebut diinformasikan berangkat hanya bermodal paspor semata tanpa adanya kelengkapan dokumen lainnya sebagaimana aturan yang ditetapkan. Menurut Netty, di dalam fasilitas yang dimiliki pemerintah, praktek ini sangat memprihatinkan.

“Apalagi pelabuhan tersebut adalah pelabuhan resmi yang sudah seharusnya pengawasannya ketat,” jelas dia.

Politisi PKS ini pun meminta agar BP2MI menindak siapapun yang terlibat dalam jaringan sindikat mafia penyalur PMI non-prosedural. BP2MI pun didesak untuk memberikan sanksi hukuman yang maksimal kepada oknum petugas yang terlibat.

“Jangan pandang bulu, sikat habis semuanya yang terlibat dalam penyaluran PMI non-prosedural. Tindakan tegas serta hukuman maksimal harus diberikan kepada para petugas yang ikut terlibat,” ungkap Netty.

(Megel Jekson)