Tentara Ukraina terlihat digelarkan di perbatasan Ukraina-Rusia dalam foto bertanggal 24 Januari 2022. Presiden Amerika Serikat Joe Biden berencana menggelarkan ribuan tentara, kapal perang dan pesawat tempur di Eropa timur dan negara-negara Baltik seiring meningkatnya krisis Ukraina setelah Rusia menumpuk pasukannya di perbatasan Ukraina-Rusia. (Handout / Latin America News Age/Handout / Latin America News Age)

Jakarta, Aktual.com – Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Kiev menyampaikan bahwa kondisi di Ukraina masih relatif kondusif dan para warga negara Indonesia (WNI) di sana dalam keadaan aman.

“Berdasarkan pantauan KBRI Kiev per hari ini, kondisi di Ukraina relatif masih kondusif. Warga setempat terlihat tetap tenang, tidak ada panic buying atau rush mengambil uang di bank setempat,” kata KBRI Kiev dalam sebuah pernyataan pada Selasa malam (15/2).

Menurut pantauan KBRI Kiev, beberapa perwakilan asing di Ukraina memang mengimbau warganya yang tidak memiliki kepentingan mendesak untuk dapat meninggalkan negara itu dan kembali pulang.

“Namun hal tersebut masih sebatas imbauan. Hingga hari ini tidak ada perwakilan asing yang secara aktif mengevakuasi warganya keluar Ukraina,” kata KBRI Kiev.

Berdasarkan data KBRI Kiev, saat ini terdapat 138 WNI yang berada di Ukraina. Angka itu turun dari angka sebelumnya 148 orang.

Hal itu karena sebagian WNI yang melakukan perjalanan sementara ke Ukraina telah pulang kembali ke Indonesia.

KBRI Kiev mengatakan terus menjalin komunikasi dengan para WNI di Ukraina.

“Mereka (para WNI) saat ini dalam kondisi aman, sehat dan tetap tenang,” demikian pernyataan KBRI Kiev

Pihak KBRI Kiev juga mengimbau agar para WNI selalu waspada dan selalu memantau informasi resmi yang disampaikan otoritas setempat.

Jika terdapat kondisi mendesak, WNI di Ukraina diimbau untuk segera menghubungi hotline KBRI Kiev pada nomor +380 503347917.

(Antara)

(Dede Eka Nurdiansyah)