1 dari 16
Dalam Kongres Rakyat Lawan Penggusuran suatu bentuk perlawanan masyarakat terhadap kebijakan Gubenur DKI Jakarta Basuki Tjahja Purnama (Ahok) yang terus menerus menindas kehidupan rakyat miskin.
Dalam Kongres Rakyat Lawan Penggusuran suatu bentuk perlawanan masyarakat terhadap kebijakan Gubenur DKI Jakarta Basuki Tjahja Purnama (Ahok) yang terus menerus menindas kehidupan rakyat miskin.
Sebanyak 1.500 warga perwakilan Kelurahan se DKI Jakarta dan Penghuni Rumah Susun (korban penggusuran) menyakini bahwa pembangunan Ibukota Jakarta hanya dipentingkan untuk golongan pengusaha, pemilik modal dan konglomerat dan Gubenur DKI Jakarta Basuki Tjahja Purnama (Ahok) merupakan centeng pengusaha properti yang mengusai tanah di Jakarta.
Dalam Kongres Rakyat Lawan Penggusuran suatu bentuk perlawanan masyarakat terhadap kebijakan Gubenur DKI Jakarta Basuki Tjahja Purnama (Ahok) yang terus menerus menindas kehidupan rakyat miskin.
Dalam Kongres Rakyat Lawan Penggusuran suatu bentuk perlawanan masyarakat terhadap kebijakan Gubenur DKI Jakarta Basuki Tjahja Purnama (Ahok) yang terus menerus menindas kehidupan rakyat miskin.
Sebanyak 1.500 warga perwakilan Kelurahan se DKI Jakarta dan Penghuni Rumah Susun (korban penggusuran) menyakini bahwa pembangunan Ibukota Jakarta hanya dipentingkan untuk golongan pengusaha, pemilik modal dan konglomerat dan Gubenur DKI Jakarta Basuki Tjahja Purnama (Ahok) merupakan centeng pengusaha properti yang mengusai tanah di Jakarta.
Dalam Kongres Rakyat Lawan Penggusuran suatu bentuk perlawanan masyarakat terhadap kebijakan Gubenur DKI Jakarta Basuki Tjahja Purnama (Ahok) yang terus menerus menindas kehidupan rakyat miskin.
Sebanyak 1.500 warga perwakilan Kelurahan se DKI Jakarta dan Penghuni Rumah Susun (korban penggusuran) menyakini bahwa pembangunan Ibukota Jakarta hanya dipentingkan untuk golongan pengusaha, pemilik modal dan konglomerat dan Gubenur DKI Jakarta Basuki Tjahja Purnama (Ahok) merupakan centeng pengusaha properti yang mengusai tanah di Jakarta.
Sebanyak 1.500 warga perwakilan Kelurahan se DKI Jakarta dan Penghuni Rumah Susun (korban penggusuran) menyakini bahwa pembangunan Ibukota Jakarta hanya dipentingkan untuk golongan pengusaha, pemilik modal dan konglomerat dan Gubenur DKI Jakarta Basuki Tjahja Purnama (Ahok) merupakan centeng pengusaha properti yang mengusai tanah di Jakarta.
Ribuan warga korban pengggusuran perwakilan dari 33 Kelurahan se DKI Jakarta menghadiri acara Kongres Rakyat Lawan Penggusuran di bawah kolong tol Ir. Wiyoto Wiyono, Penjaraingan, Jakarta Utara, Minggu (15/5/2016). Dalam Kongres Rakyat Lawan Penggusuran suatu bentuk perlawanan masyarakat terhadap kebijakan Gubenur DKI Jakarta Basuki Tjahja Purnama (Ahok) yang terus menerus menindas kehidupan rakyat miskin.
Sebanyak 1.500 warga perwakilan Kelurahan se DKI Jakarta dan Penghuni Rumah Susun (korban penggusuran) menyakini bahwa pembangunan Ibukota Jakarta hanya dipentingkan untuk golongan pengusaha, pemilik modal dan konglomerat dan Gubenur DKI Jakarta Basuki Tjahja Purnama (Ahok) merupakan centeng pengusaha properti yang mengusai tanah di Jakarta.
Dalam Kongres Rakyat Lawan Penggusuran suatu bentuk perlawanan masyarakat terhadap kebijakan Gubenur DKI Jakarta Basuki Tjahja Purnama (Ahok) yang terus menerus menindas kehidupan rakyat miskin.
Sebanyak 1.500 warga perwakilan Kelurahan se DKI Jakarta dan Penghuni Rumah Susun (korban penggusuran) menyakini bahwa pembangunan Ibukota Jakarta hanya dipentingkan untuk golongan pengusaha, pemilik modal dan konglomerat dan Gubenur DKI Jakarta Basuki Tjahja Purnama (Ahok) merupakan centeng pengusaha properti yang mengusai tanah di Jakarta.
Sebanyak 1.500 warga perwakilan Kelurahan se DKI Jakarta dan Penghuni Rumah Susun (korban penggusuran) menyakini bahwa pembangunan Ibukota Jakarta hanya dipentingkan untuk golongan pengusaha, pemilik modal dan konglomerat dan Gubenur DKI Jakarta Basuki Tjahja Purnama (Ahok) merupakan centeng pengusaha properti yang mengusai tanah di Jakarta.
Artikel ini ditulis oleh:












