Jakarta, Aktual.com – Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri Irjen Pol Istiono melakukan pengecekan jalur jelang hari libur panjang 1 Muharram 1442 H atau tahun baru islam.

Istiono bersama rombongan meninjau pos pengamanan di KM 29 tol Cikarang Barat, Rabu (19/8/2020) didampingi Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Sambodo Purnomo Yogo dan Kabag Ops Korlantas Polri, Kombes Rudi Antariksawan.

Kabag Ops Korlantas Polri Kombes Rudi Antariksawan dalam kesempatan menyampaikan arus lalu lintas keluar Jakarta mengalami peningkatan volume sejak sore hingga malam ini. Polisi juga telah menyiapkan rekayasa contraflow sejak KM 47 sampai KM 61 guna mengurai kepada volume kendaraan di tol Jakarta – Cikampek.

“Mulai tadi jam 15.00 wib sudah nampak peningkatan arus lalu lintas yang dari Jakarta menuju ke Bandung dan Jawa Tengah. Dan malam hari ini nampak juga semua ini ramai sehingga kita siapkan reyasa lalu lintas mulai dari km 47 sampai KM 61 kita laksanakan contraflow menuju ke arah bandung dan jawa tengah,” ucap Rudi kepada wartawan.

Rudi mengatakan upaya rekayasa lalu lintas dina memberi rasa aman sekaligus mempercepat arus lalu lintas. Upaya contraflow akan diperpanjang bila kepadatan terus meningkat.

“Sehingga bisa mempercepat arus lalu lintas baik itu pertemuan tol yang elevated maupin tol yang ada dibawah. Kalau itu masih dirasa belum bisa memecah arus kita lakukan contraflow dari KM 29,” jelasnya.

Lebih lanjut, Rudi memaparkan pergerakan kendaraan keluar Jakarta yang terpantau tidak begitu padat juga karena kebijakan Ditjen Perhubungan Darat yang mengatur pembatasan kendaraan barang bersumbu 3 melintas di jalur tol.

“Sehingga arus lalu lintas bisa ketarik dan juga mulai jam 12.00 siang tadi sesuai dengan himbauan dari Dirjen Perhubungan Darat bahwa pengalihan kendaraan barang sumbu tiga ke atas untuk tidak melalui jalan tol, jadi kita alihkan melalui jalur arteri, pantura dan nanti masuk kembali di palimanan sampai pukul 12 siang besok. Untuk mengurangi arus yang datang dari jakarta menuju jawa tengah maupun ke bandung. Sepanjang ini kita lihat ramai namun masih lancar,” tuturnya.

Selain itu, polisi juga mengantisipasi bila ada penumpukan kendaraan di rest area sepanjang jalur tol trans jawa ini. Penempatan personel di tiap rest area akan membantu mengatur pergerakan kendaraan di rest area sehingga masyarakat dapat nyaman memanfaatkan rest area tanpa harus berdesakan.

“Rest area juga sumber hambatan apabila penuh pada saat saat misalnya sore, ibadah solat ini kita atur buka tutup rest area, sehingga masyarakat tidak masuk ke rest area kita juga melakukan pattoli karena masih banyak masyarakat yang berhenti di bahu jalan, sehingga itu akan menghambat arus lalu lintas,” pungkasnya. (Fadlan Butho)

(Tino Oktaviano)