Menurut dia, cukup banyak masyarakat terutama dari kalangan menengah ke bawah yang toleransi dengan politik uang karena dipengaruhi kebutuhan hidup, jika calon yang menggunakan cara seperti itu memenangkan kontestasi, berpeluang menjadi pemimpin yang korup.
Kondisi tersebut perlu dicegah, melalui fungsi pers bisa mengedukasi masyarakat menggunakan hak pilihnya secara baik dan benar sesuai hati nurani bukan dipengaruhi oleh politik uang, kata Djayadi.
Artikel ini ditulis oleh:
Antara
















