Jakarta, Aktual.co — Tim Independen yang dibentuk untuk membatu Presiden menyelesaikan konflik antara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dan Polri, menyarankan Abraham Samad cs tidak mencampur adukan masalah pribadi dengan masalah institusi.
“KPK harus tetap bekerja sebagai institusi, kita pisahkan urusan pribadi dengan urusan institusi,” tegas salah satu anggota Tim Independen, Jimly Assidiq di gedung KPK, Selasa (3/2).
Meski begitu, mantan Ketua Mahkamah Konstitusi tidak dapat memungkiri jika harapannya itu sulit untuk dilakukan. Karena menurutnya, permasalahan hukum tersebut sangat mempengaruhi kinerja KPK.
“Tentu saja ini kan manusiawi pasti mempengaruhi.”
Seperti diketahui, dari empat jajaran petinggi KPK satu diantaranya, Bambang Wijojanto (BW) telah ditetapkan sebagai tersangka oleh Bareskrim Mabes Polri. Sedangkan tiga petinggi lainnya, Abraham Samad, Adnan Pandu Praja dan Zulkarnain dikabarkan hanya menunggu waktu untuk menyusul BW sebagai tersangka.
Artikel ini ditulis oleh:
Wisnu

















