Jakarta, Aktual.co — Komisi Pemberantasan Korupsi dinilai lebih banyak bermain diluar tataran hukum.
KPK saat ini lebih bermain di kepentingan asing, pemodal, politik, dan individu (kasus yang menimpa Abraham Samad).
“Ini menunjukan kekhawatiran publik,” kata Pengamat Politik Budi Setiono, Selasa (3/3).
Budi menambahkan, pihak yang memiliki kepentingan terhadap KPK menginginkan KPK bertindak sesuai dengan ‘pesanan’ mereka. “Ini yang harus ditindaklanjuti” kata dia.
Sinyalemen seperti itu nyata terjadi, sehingga harus ada perombakan secara struktur dan personil didalamnya agar nantinya KPK tidak menjadi ‘hantu’ bagi masyarakat.
Artikel ini ditulis oleh:

















