Jakarta, Aktual.co — Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Abraham Samad, menegaskan bahwa penegakan hukum akan berjalan untuk mengusut delapan calon menteri yang terindikasi kasus dugaan korupsi.
“Posisi KPK adalah lembaga independen dan lembaga hukum yang lebih memfokuskan pada pemberantasan korupsi. Oleh karena itu, kita tetap bekerja secara profesional,” ujar Abraham Samad, di gedung KPK, Jakarta, Rabu (22/10).
Bahkan, Abraham menegaskan, biarpun Presiden Joko Widodo tetap mengangkat ke-delapan Menteri itu, KPK tak segan untuk tetap mengusutnya.
“Pastilah kabinet itu akan mencerminkan, dibaca oleh masyarakat sebagai pemerintahan yang kurang bersih, begitu. Sederhana saja,” kata dia,
Sebelumnya, Presiden Joko Widodo menegaskan, bahwa ada delapan menteri yang tidak direkomendasikan alias diberi tanda merah oleh KPK dan Pusat Pelaporan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK).
Wakil Ketua KPK, Zulkarnain menegaskan bahwa calon menteri yang diberi tanda merah terindikasi terlibat dalam kasus dugaan korupsi.

(Nebby)