Jakarta, Aktual.co — Laporan harta kekayaan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokasi (Menpan RB), Yuddy Chrisnandi yang diberikan ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) hari ini, memiliki format yang berbeda dengan format LHKPN yang dianjurkan KPK. Maka dari itu, Yuddy diminta memperbaiki format LHKPN miliknya, Rabu (5/11).
“Jadi ada ketidaksamaan format. Jadi (dikembalikan untuk) diperbaiki disesuaikan dengan format KPK,” kata Juru Bicara KPK, Johan Budi di gedung KPK, Jakarta, Rabu (5/11).
Namun, Johan juga tidak merinci format LHKPN yang benar seperti yang dimaksudnya.”Yuddy Chrisnandi datang,  dia sudah membawa laporan itu menurut format yang bersangkutan,” ujar Johan.
Sebelumnya Yuddy mengatakan harta kekayaan miliknya saat ini senilai Rp 20 miliar. Hal itu dikatakan usai ia melaporkan hartanya ke KPK.
“Ya kira-kira Rp 20 miliar,” singkat Yuddi.
Namun demikinan, kata Yuddy, angka itu belum pasti. Menurut dia jumlahnya bisa bertambah atau berkurang. Sebab, hari ini dia baru melaporkan harta kekayannya untuk sementara.
Sebelumnya, melihat catatan situs KPK, Yuddy pernah melaporkan harta kekayaan miliknya ke KPK pada 19 Desember 2003. Dimana saat itu ia tercatat sebagai anggota DPR dan memiliki harta kekayaan sebesar Rp2,5 Miliar dan US$ 29.400.
Harta itu terdiri dari harta tidak bergerak berupa tanah dan bangunan senilai Rp787 Juta. Serta, harta bergerak berupa 2 unit mobil Mercedes Benz dan Mistubishi Kuda senilai Rp390 Juta.
Yuddy mempunyai harta bergerak lainnya senilai Rp178 Juta, surat berharga senilai Rp5 juta serta Giro dan setara kas lainnya senilai Rp1,080 miliar dan US$ 28.500. Yuddy juga tercatat memiliki piutang sebesar Rp95 juta dan US$ 900.

(Nebby)