Jakarta, Aktual.co —  Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Abraham Samad  memastikan bahwa data mengenai calon menteri yang diberi tanda bermasalah (Merah dan Kuning) sangat akurat.
“Ya akurat dong,” ujar Abraham, di gedung KPK, Jakarta, Rabu (22/10).
Pada kesempatan ini, Abraham kembali menjelaskan bahwa maksud KPK  mencari rekam jejak 43 calon menteri tak lain untuk membantu terbentuknya kabinet yang berintegritas.
“Ya makanya, kita harus mendukung itu. Memberi background check kepada calon menteri,” kata Abraham.
Abraham Samad mengaku telah menemui Presiden RI Joko Widodo di Istana Negara, Rabu (22/10). Dalam pertemuan itu, Samad memberikan rekomendasi kepada Jokowi terkait 43 nama calon Menteri.
Dari 43 nama calon Menteri itu, sebagian ditandai warna merah dan kuning oleh KPK sebagai warning bagi Jokowi. Sebab, kata Samad, semua nama calon pembantu Jokowi yang diberi tanda warna itu diduga terlibat kasus korupsi yang tengah dibidik KPK.

(Nebby)