Jakarta, aktual.com – Kuasa Hukum Adam Damiri, Yulius Irawansyah mengatakan ada beberapa masalah yang menjadi perhatian atas vonis kasus yang diberikan kepada Adam Damiri.

Ia mengatakan bahwa sampai saat ini salinan putusan masih belum diterima oleh tim kuasa hukum Adam Damiri dari Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor).

“Kami belum terima salinan putusan dari pengadilan negeri, sehingga pembelaan kita menjadi tidak maksimal,” ucapnya dalam konferensi pers yang berlangsung Kamis (7/4) sore di Jakarta.

Selain putusan yang belum diterima, menurut Yulius, seharusnya vonis hukum terhadap Adam Damiri diringankan bukan justru ditambah karena ada beberapa hal yang meringankan.

“Lagi-lagi putusan yang diterima oleh pak Adam Damiri, ada hal-hal yang meringankan hukuman tapi justru ditambah,” ungkapnya.

Perhitungan kerugian negara yang rancu juga menjadi suatu hal yang menjadi masalah atas putusan yang diterima oleh Adam Damiri.

“Yang ketiga, tanda tanya yang besar bagi kami itu (kerugian negara) sebesar Rp angka 22,7 triliun. Itu darimana asal muasal perhitungan yang masih rancu,” ucapnya.

Dari beberapa masalah yang ada, menurut Jose, seharusnya vonis Adam Damiri tidak harus dijatuhi hukuman oleh Pengadilan Negeri Jakarta Pusat.

“Dari dasar-dasar itu semua, klien kami tidak layak dijatuhkan hukuman,” ucapnya.

(Rizky Zulkarnain)