Jakarta, Aktual.co — Sekretaris Jenderal (Sekjen) DPP Golkar, Idrus Marham menjamin bahwa tidak ada permainan uang dalam rangka memenangkan Aburizal Bakrie (Ical) sebagai ketua umum kembali.
Hal itu menyusul pernyataan salah satu anggota Presidium Penyelamat Partai Golkar, Zainal Bintang yang menuding adanya permainan uang menjelang Munas dilakukan oleh Ketum Aburizal Bakrie (Ical). Nilainya adalah Rp 250 juta untuk DPD I, dan Rp 25 juta untuk DPD II.
“Soal (permainan) uang saya menjamin tidak ada dalam proses pelaksaan Munas IX di Bali, pada tanggal 30 november nanti,” kata dia kepada wartawan, di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (28/11).
Ia pun menegaskan bahwa siapapun yang menemukan adanyaa transaksi mencurigakan seperti yang dituduhkan salah satu kader golkar itu, agar melaporkannya.
“Jika ada proses transaksi itu, ada yang mengetahui silahkan laporkan saja, kita peru itu,” tandasnya.
Sebelumnya sempat diberitakan, Zainal Bintang menyatakan bahwa permainan uang menjelang Munas dilakukan oleh Ketum Aburizal Bakrie (Ical). Nilainya adalah Rp 250 juta untuk DPD I, dan Rp 25 juta untuk DPD II.
“Sudah satu bulan mereka (tim Ical) dipim‎pin Nurdin Halid, sudah keliling ke DPD I dan DPD II. Puncaknya disetting di Yogyakarta dan sudah dijinakkan di Bali dengan rekreasi. Priyo sudah ngasih Rp 25 jutaan, Airlangga, Agung, semua sudah kasih duit. Aku tim penyelamat, aku dengar dari teman-teman di daerah,” kata Zainal Bintang usai jumpa pers di DPP Golkar, di Jl Anggrek Nelly Murni, Slipi, Jakarta Barat.

Artikel ini ditulis oleh:

Novrizal Sikumbang