Presiden FIFA Gianni Infantino

Jakarta, Aktual.com – FIFA secara resmi membekukan sementara Federasi Sepak Bola India (AIFF) karena dinilai melanggar Statuta FIFA dimana setiap federasi anggota FIFA harus bebas dari campur tangan hukum dan politik.

Untuk diketahui, kasus ini terjadi karena ketua AIFF Praful Patel tetap menjabat di luar masa jabatannya tanpa pemilihan baru, yang diputuskan tidak sah oleh pengadilan tertinggi India.

Pengadilan kemudian membubarkan Federasi Sepak Bola Seluruh India (AIFF) pada Mei lalu. Dan menilai AIFF perlu pembenahan. Pemerintah kemudian menunjuk Komite Administrator yang diisi tiga anggota untuk menjadi badan interim selama periode tiga bulan dan memerintahkan digelar pemilihan ketua baru.

Pemilihan ketua baru AIFF sedianya digelar pada Desember 2020 tapi ditunda karena kebuntuan atas amandemen konstitusi.

FIFA dan Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC) kemudian mengirim tim yang dipimpin oleh Sekretaris Jenderal AFC Windsor John untuk menyerahkan peta jalan agar AIFF mengamandemen statuta mereka sampai akhir Juli dan kemudian mengadakan pemilihan paling lambat 15 September.

Saat ini FIFA terus menjalin komunikasi dengan Kementerian Pemuda dan Olahraga India dan berharap hasil positif untuk penyelesaian kasus ini.

“Penangguhan akan dicabut setelah perintah untuk membentuk komite administrator untuk mengambil alih kekuasaan Komite Eksekutif AIFF telah dicabut dan administrasi AIFF mendapatkan kembali kendali penuh atas urusan sehari-hari AIFF,” tulis FIFA dalam rilisnya, Selasa (16/8).

Akibat penangguhan ini, Piala Dunia U-17 Wanita, yang akan digelar di India pada 11 Oktober, terancam batal.

(Dede Eka Nurdiansyah)