Jakarta, Aktual.com — Laju rupiah yang masih bergerak positif mampu meredam potensi penguatan nilai tukar dolar AS, sehingga dapat dimanfaatkan oleh sejumlah mata uang Asia untuk dapat bergerak positif.
Beredarnya spekulasi akan lebih baiknya rilis Kebijakan Ekonomi Jilid III yang lebih mengedepankan pada pembenahan kondisi makroekonomi yang lebih konkret dapat membuat laju rupiah dapat bertahan di zona hijaunya.
“Pasca menyentuh level Rp14.600, laju rupiah pun dapat kembali menguat dan menyentuh level Rp14.300,” ujar Kepala Riset NH Korindo Securities Indonesia, Reza Priyambada.
Masih berlanjutnya penguatan pada rupiah tentunya memberikan peluang kenaikan lanjutan. Namun, di sisi lain adanya pelonggaran moneter oleh Jepang membuat laju Yen melemah terhadap dolar AS, sehingga terdapat potensi pembalikan naik meski tipis.
Pada Rabu (7/10) Reza memprediksi laju rupiah di atas target resisten 14.590, yaitu Rp14.400-14.325 (kurs tengah BI).
“Diharapkan kenaikan indeks dolar AS tidak mengurangi potensi kenaikan lanjutan pada laju rupiah. Tetap harus dapat menyesuaikan dengan riil lapangan dan mencermati sentimen di pasar,” pungkasnya.
Artikel ini ditulis oleh:

















