Jakarta, Aktual.co — Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo sambangi gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk melaporkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) ke KPK, Senin (10/11).
“Ya kita serahkan lah. Kita serahkan secara resmi saja,” ujar Tjahjo yang tiba di KPK pukul 09.45 WIB.
Tjahyo mengaku dirinya terakhir melaporkan LHKPN pada 2010.”Ini copy nya 2010 ada, 2004 ada, semua lengkap. Jadi, kalau disini belum ada saya bawa ini,” kata dia.
Disinggung mengenai dirinya yang baru melaporkan LHKPN, ia menyatakan bahwa waktu untuk melaporkan harta kekayaannya itu belum terlambat.
“Ya kan waktunya dua minggu,” kata Tjahjo.
Meski begitu, Tjahjo enggan membeberkan berapa harta kekayaan miliknya.
“Biar KPK yang meneliti,” singkat Tjahjo.
Dalam mesin LHKPN KPK tertera bahwa Tjahjo terakhir melaporkan hartanya tahun 2001 lalu. Ternyata, ada kesalahan dalam pencatatan mesin itu. Menurut juru bicara KPK Johan Budi beberapa waktu lalu, laporan yang menyebut Tjahjo terakhir laporan LHKPN tahun 2001 belum diterbangkan ke situs resmi KPK sebab ada dokumen yang masih diklarifikasi oleh bagian LHKPN KPK.
“Kita lagi mengklarifikasi satu dokumen.‎ Ada kekurangan dokumen,” kata Johan pada 29/10.

(Nebby)