Ilustrasi Gempa Bumi

Jakarta, Aktual.com-Sutopo Purwo Nugroho Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB menyebut pihaknya telah melaporkan jika terjadi gempa bumi kekuatan 6 SR dengan pusat gempa di laut  di Teluk Tomini dikedalaman 100 km pada 40 km Barat Daya Boalemo atau 49 km Tenggara Pahuwoto Provinsi Gorontalo, Sabtu (15/7) sekira pukul 19.12 WIB. Gempa sendiri tidak berpotensi tsunami.

Menurut dia, Posko BNPB telah mengkonfirmasi dampak gempa dan melakukan analisis. Guncangan gempa dirasakan di beberapa tempat:

Pertama, terasa kuat di Kab. Bualemo, selama 3-5 detik. Warga sempat panik dan berhamburan keluar rumah. Belum ada laporan terkait dampak.

Kedua, terasa kuat di Kab. Gorontalo Utara sekitar 7 detik, warga sempat panik. Masyarakat merespon gempa dengan berlari keluar rumah. Belum ada laporan terkait dampak.

Ketiga, terasa kuat di Kab. Pohuwato selama 3-5 detik. Belum ada laporan terkait dampak.

Keempat, terasa cukup kuat di Kota Gorontalo selama 3 detik, warga sempat panik.  Belum ada laporan dampak.

Berdasarkan analisis peta gempa kata dia dirasakan gempa memiliki intensitas II SIG BMKG (IV MMI) di Bone Bolango, Kota Gorontalo, dan Kab.Gorontalo, II SIG BMKG (III-IV MMI) di Manado & Tondano. Artinya berintensitas ringan hingga sedang. Begitu pula di beberapa daerah seperti di Buol berintensitas, II SIG BMKG (IV MMI);  II SIG BMKG (III-IV MMI) di Tolitoli; II SIG BMKG (III MMI) di Luwuk.

Diperkirakan gempa tambah dia tidak menimbulkan kerusakan yang masif. Umumnya dampak gempa merusak jika memiliki intensitas di atas VI MMI (kuat).

Gempa Terjadi 6.0 skala richter diperkirakan termasuk kedalam gempa bumi menengah (100 km).

Gempa ini kemungkinan disebabkan oleh sesar aktif Gorontalo, khususnya segmen sesar Gorontalo yang terdapat di laut, sesar Gorontalo merupakan struktur sesar yang berarah tenggara-barat laut yang melintasi Kota Gorontalo dan memotong lengan utara Sulawesi, hingga menghubungkan Laut Sulawesi dan Perairan Teluk Tomini.

Artikel ini ditulis oleh:

Bawaan Situs