Sejumlah kendaraan menunggu memasuki kapal untuk menyeberangi Selat Sunda di Pelabuhan Merak, Banten, Minggu (3/7) malam. PT Angkutan Sungai Danau dan Penyeberangan (ASDP) Indonesia Ferry (Persero) Cabang Merak menyiapkan sebanyak 58 kapal "roll on roll of" untuk melayani pemudik yang jumlahnya pada tahun ini diperkirakan naik sebesar lima persen daripada tahun sebelumnya. ANTARA FOTO/Andika Wahyu/ama/16.

Jakarta, Aktual.com – Layani Pemudik Lebaran 2026, PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) menyiapkan lebih dari 60 kapal besar. kesiaoan ini untuk mengantisipasi lonjakan pemudik Lebaran 2026, serta memperlancar penyeberangan dan mengurangi antrean kendaraan di pelabuhan.

Wakil Direktur Utama ASDP, Yossianis Marciano, mengatakan persiapan tahun ini dilakukan lebih matang melalui koordinasi dengan kementerian terkait, termasuk penambahan kapasitas pelabuhan dan kapal berukuran besar.

“Kapal yang tersedia untuk persiapan nanti ada lebih dari 60 unit. Kapal-kapal ini memiliki kapasitas beragam, mulai dari 300 hingga 500 orang, dengan kecepatan lebih baik dibanding tahun lalu,” kata Yossianis saat ditemui di Serang, Banten, Senin (16/3/2026).

Layanan penyeberangan akan difokuskan di sejumlah titik di wilayah Banten dan Lampung, termasuk Pelabuhan Merak-Bakauheni, Pelabuhan Ciwandan, Pelabuhan PT Krakatau Bandar Samudera (KBS), Pelabuhan Panjang, serta Pelabuhan BBJ (Bandar Bakau Jaya).

Untuk menarik minat masyarakat sekaligus mengurangi kepadatan, ASDP bersama pemerintah menyediakan stimulus dan diskon khusus bagi pengguna jasa. Yossianis menambahkan, hingga saat ini ketersediaan tiket masih melimpah, karena angka penjualan relatif rendah.

“Saat ini tiket yang terjual masih sangat sedikit, ketersediaan masih di atas 99,9 persen. Kami mengimbau masyarakat melakukan pemesanan tiket lebih awal secara daring agar perjalanan lebih terencana,” ujarnya.

Selain itu, ASDP mengingatkan pemudik menjaga keselamatan, baik bagi pengendara roda dua maupun empat, dengan memastikan kondisi fisik dan kendaraan prima sebelum berangkat.

Langkah penambahan kapal besar, percepatan durasi bongkar muat, dan optimalisasi fasilitas pelabuhan diharapkan dapat memangkas waktu tunggu penumpang serta memberikan kenyamanan lebih bagi masyarakat yang pulang ke kampung halaman.

“Kami menyiapkan seluruh layanan agar perjalanan mudik berjalan lancar, aman, dan nyaman. Semua upaya ini dilakukan untuk memastikan pemudik dapat sampai ke tujuan dengan waktu lebih efisien,” pungkas Yossianis.

Artikel ini ditulis oleh:

Eka Permadhi