Jakarta, Aktual.co — Wakil Direktur Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Medan Muhammad Khaidir Harahahap menyebut, tahun 2014 ini penuh dengan kasus korupsi di Sumatera Utara.
Dia mengatakan, hampir seluruh kabupaten/kota yang ada di Sumut terlibat dalam kasus korupsi, mulai dari level Staff, Kasub, Kabag, Kadis sampai dengan Bupati.
Dia menyebut, banyaknya kasus korupsi di Sumut ini mendapatkan peringkat ketiga di Indonesia. Ternyata untuk kasus korupsi tersebut, tidak ada penurunan yang signifikan dan masih masuk dalam kategori terbesar korupsi di Indonesia.
“Kasus korupsi di Sumut pada tahun ini dan tahun-tahun sebelumnya membuktikan bahwa masih lemahnya sistem pengawasan dan pencegahan di setiap instansi pemerintahan daerah,” kata dia di Medan, Kamis (1/1).
Penyebab itu semua, kata dia, katena kurangnya keseriusan dan komitmen institusi pengawasan dan pengontrol keuangan daerah dalam memeriksa pengeluaran keuangan di setiap instansi pemerintahan di Sumut.
“Perlu peran serta dan pemberdayaan institusi BPK dan Inspektorat di Sumut lebih bersifat aktif, kritis dan konsisten untuk melakukan upaya pengawasan dan pencegahan supaya dapat mengurangi atau meminimalisir angka korupsi tersebut,” kata Wadir.

Artikel ini ditulis oleh:

Wisnu