Jakarta, Aktual.co — Polri mengirimkan 140 personel yang tergabung dalam Satuan Tugas Formed Police Unit VII bersandi Garuda Bhayangkara ke Sudan dengan misi pemeliharaan perdamaian Perserikatan Bangsa-Bangsa-Uni Afrika, Rabu (26/11).
“Ada 140 personil yang kita berangkatkan dengan komposisi 100 personel taktis dan 40 personel pendukung,” kata Kapolri Jenderal Sutarman yang memimpin upacara pemberangkatan Rabu (26/11) di Mabes Polri.
Kapolri menjelaskan, para personel itu akan bertugas selama setahun. Mereka menggantikan FPU ke VI yang sudah habis masa tugasnya. Namun demikian, Sutarman berpesan agar personel itu mampu mengemban tugas menjaga perdamaian dan mencegah konflik di wilayah penugasan.
“Ini adalah tugas kemanusiaan,” kata Sutarman.
Dia berharap, FPU VII ini bisa mencermati dan menjadikan keberhasilan FPU sebelumnya sebagai referensi dalam menjalankan tugas. “Supaya bisa meraih prestasi,” ujar mantan Kapolda Metro Jaya ini.
Hingga kini, kata Sutarman, sudah 1513 anggota Polri yang pernah bertugas di Sudan untuk mengemban misi perdamaian tersebut.
Seperti diketahui, sejak 2008, Polri mengirimkan FPU ke Darfur di bawah PBB yang menggelar misi bernama  UNAMID (United Nations-African Union Mission in Darfur).
UNAMID adalah operasi penjaga keamanan terbesar, beranggotakan sekitar 17.000 tentara, dan 5.000 polisi dari berbagai negara.
UNAMID bertugas menjaga keselamatan penduduk sipil di Darfur, titik perlawanan kelompok pemberontak yang sering melakukan tindak kekerasan sejak tahun 2003.
Dalam perkiraan PBB, konflik telah menewaskan sekitar 300 ribu orang. Sedangkan perhitungan pemerintah sekitar 10 orang tewas.

Artikel ini ditulis oleh:

Wisnu