Jakarta, Aktual.co — Badan Reserse Kriminal Mabes Polri tengah mengusut praktik judi melalui layanan jaringan internet di Indonesia. Selain itu, penyidik juga telah memblokir sebanyak 360 situs judi online.
Direktur Tindak Pidana Ekonomi dan Khusus Bareskrim Polri, Brigjen Pol Victor Edi Simanjuntak mengatakan penelusuran terhadap situs-situs tersebut telah dilakukan selama satu minggu terakhir oleh tim cyber patrol. Alhasil, polisi mendapati 360 situs menawarkan permainan judi.
Selain itu, polisi juga berencana akan menutup 460 rekening yang dicurigai sebagai penampung uang permain judi online tersebut. Nantinya, pemblokiran rekening akan dilakukan oleh Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK).
“Kita sudah koordinasikan ke PPATK untuk melakukan penundaan transaksi 460 rekening tersebut,” ujar Victor.
Kendati demikian, polisi mengaku kesulitan untuk menetapkan tersangka dalam kasus ini. Meski telah mengungkap ratusan situs judi online dan rekening para bandar judi, namun polisi belum dapat menangkap satu pun bandar dari perjudian online tersebut. 
Victor berdalih masih melakukan pengembangan untuk menangkap para bandar judi online tersebut. “Ini butuh koordinasi untuk (tangkap tersangka). Kita tidak bisa tentukan target waktu (tangkap tersangka).”

(Wisnu)