Foto eks FPI korban penembakan anggota kepolisian di KM 50 Tol Cikampek (dok. istimewa)

Jakarta, Aktual.com – Pelaku penembakan laskar FPI di Km 50 Tol Cikampek Terdakwa Briptu Fikri Ramadhan dan Ipda M Yusmin Ohorella divonis bebas oleh Pengadilan Negeri Jakarta Selatan.

Pembacaan vonis tersebut dibacakan secara langsung oleh hakim ketua Muhammad Arif Nuryanta hari ini Jumat (18/3).

“Mengadili, menyatakan Terdakwa terbukti melakukan tindak pidana sebagai dakwaan primer penuntut umum, menyatakan perbuatan Terdakwa Fikri Ramadhan dan M Yusmin melakukan tindak pidana dakwaan primer dalam rangka pembelaan terpaksa melampaui batas, menyatakan tidak dapat dijatuhi pidana karena alasan pembenaran dan pemaaf,” kata hakim ketua Muhammad Arif Nuryanta.

Majelis Hakim juga melepaskan Terdakwa dari segala tuntutan dan memulihkan hak-hak Terdakwa.

Untuk diketahui, sebelumnya Jaksa menuntut kedua terdakwa 6 tahun penjara terkait perkara ini karena terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana merampas nyawa orang.

“Menjatuhkan pidana terhadap Terdakwa dengan pidana penjara selama 6 tahun dengan perintah Terdakwa segera ditahan” kata jaksa yang hadir secara virtual yang disiarkan di layar Pengadilan Negeri Jakarta Selatan (PN Jaksel), Selasa (22/2).

Ipda M Yusmin Ohorella dan Briptu Fikri Ramadhan didakwa melakukan pembunuhan dan penganiayaan yang menyebabkan kematian dalam kasus Km 50.

Kedua polisi itu sebenarnya didakwa bersama seorang lagi, yaitu Ipda Elwira Priadi, tetapi yang bersangkutan meninggal dunia karena kecelakaan.

(Dede Eka Nurdiansyah)